Pertalite dari Pertamina, Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan

Pertalite, Pertamina, Bahan Bakar Berkualitas, Ramah Lingkungan

Pertalite adalah bahan bakar minyak terbaru dari Pertamina dengan RON 90. Pertalite dihasilkan dengan penambahan zat aditif dalam proses pengolahannya di kilang minyak. Pertalite diluncurkan tanggal 24 Juli 2015 sebagai varian baru bagi konsumen yang menginginkan BBM dengan kualitas di atas Premium, tetapi dengan harga yang lebih murah daripada Pertamax, bahan bakar jenis ini menjadi penengah antara Premium dan Pertamax.

Pertalite, Pertamina, Bahan Bakar Berkualitas, Ramah Lingkungan

Leemindo.com Kehadiran Pertalite menjadi solusi bagi kita, pengguna kendaraan bermotor untuk mengkampanyekan BBM ramah lingkungan. Semenjak saya menggunakannya, saya merasakan kenyamanan pada kendaraan yang dimiliki karena kinerja mesin lebih optimal dan efisien untuk menempuh jarak lebih jauh karena biaya operasi bahan bakar dalam Rp/Km akan lebih hemat. Dimulai dari launching hingga saat ini, kendaraan saya selalu “mengkonsumsi” bahan bakar berwarna hijau ini. Yuk, simak beberapa keunggulan, spesifikasi, perbedaan dengan bahan bakar lainnya, dan daftar kendaraan bermotor yang cocok menggunakan Pertalite.
 

Berikut ini adalah keunggulan dari Pertalite:

1. Durability
Pertalite
dapat dikategorikan sebagai bahan bakar kendaraan yang memenuhi syarat dasar durability/ ketahanan, dimana bahan bakar kerdaraan ini tidak akan menimbulkan gangguan serta kerusakan mesin, karena kandungan oktan 90 lebih sesuai dengan perbandingan kompresi kebanyakan kendaraan bermotor yang beredar di Indonesia. Kandungan aditif detergent, anti korosi, serta pemisah air pada Pertalite akan menghambat proses korosi dan pembentukan deposit di dalam mesin.

2. Fuel Economy
Kesesuaian oktan 90 PERTALITE dengan perbandingan kompresi kebanyakan kendaraan beroperasi sesuai dengan rancangannya. Perbandingan Air Fuel Ratio yang lebih tinggi dengan konsumsi bahan bakar menjadikan kinerja mesin lebih optimal dan efisien untuk menempuh jarak lebih jauh karena biaya operasi bahan bakar dalam Rp/Km akan lebih hemat.

3. Performance
Kesesuaian angka Oktan Pertalite dan Aditif yang dikandungnya dengan spesifikasi mesin akan menghasilkan performa mesin yang jauh lebih baik dibandingkan ketika menggunakan Oktan 88. Hasilnya adalah tarikan lebih enteng, kecepatan yang lebih tinggi serta emisi gas buang yang lebih bersih. Hal ini akan menjadikan kendaraan lebih lincah dalam bermanufer serta lebih ramah lingkungan.

4. Harga

Dengan harga Rp 7.100/liter saat ini, menjadikan Pertalite sebagai BBM oktan tinggi dengan harga terjangkau. Ini salah satu alasan saya memilih pertalite untuk motor yang saya gunakan. Berbeda sedikit dari premium namun bisa dikategorikan sebagai BBM berkualitas untuk mencegah kerusakan yang terjadi pada kendaraan karena sesuai dengan kebutuhan spesifikasi “tunggangan” kita.

Berikut ini adalah spesifikasi dari Pertalite:
 

Karakteristik
•    Spesifikasi Pertalite: min 90
    Spesifikasi pemerintah: min 90

Kandungan mangan dan besi
•    Spesifikasi Pertalite: none
•    Spesifikasi pemerintah: none
 

Kandungan timbal
•    Spesifikasi Pertalite: none
•    Spesifikasi pemerintah: none
 

Kandungan sulfur
•    Spesifikasi Pertalite: 180 ppm
•    Spesifikasi pemerintah: maks 500 ppm
 

Stabilitas oksidasi
•    Spesifikasi Pertalite: > 480 menit
•    Spesifikasi pemerintah: min 360 menit
 

Warna dan tampilan visual
•    Spesifikasi Pertalite: hijau, jernih, dan terang
•    Spesifikasi pemerintah: hijau, jernih, dan terang

Pertalite, Pertamina, Bahan Bakar Berkualitas, Ramah Lingkungan

Berikut ini beberapa hal yang membedakan antara Premium, Pertamax, dan Pertalite.

1. Nilai Oktan (RON)
Pertalite, Pertamina, Bahan Bakar Berkualitas, Ramah Lingkungan
Pertalite
Research Octane Number (RON) atau bilangan oktan adalah angka yang menunjukkan kekuatan tekanan atau kompresi BBM terhadap mesin. Semakin tinggi kadar oktan sebuah jenis BBM, efeknya terhadap kinerja mesin semakin baik. Dengan BBM beroktan tinggi, residu atau kotoran sisa pembakaran pada mesin bisa diminimalkan. Karena harganya paling murah, Premium memiliki RON 88, sedangkan Pertamax dan Pertamax Plus masing-masing 92 dan 95. Pertalite, selaku "produk penengah" antara Premium dan Pertamax, memiliki RON 90.

2. Warna Cairan
BBM jenis Premium memiliki warna kuning cerah, yang berasal dari zat pewarna tambahan (dye). Untuk Pertamax, yang berwarna biru kehijauan, dan Pertamax Plus, yang berwarna merah, tidak menggunakan pewarna sehingga pembakarannya lebih sempurna. Sedangkan Pertalite, yang berwarna hijau terang sebagai dampak pencampuran bahan Premium dengan Pertamax.


 

3. Harga (Pontianak)
Harga Premium saat ini (di Pontianak) mencapai Rp 6.450 per liter dan Pertamax Plus dengan harga Rp 8.400. Pertalite memiliki harga di tengah antara premium dan pertamax plus yaitu Rp 7.100.

Daftar sepeda motor yang cocok menggunakan Pertalite:
Berikut ini adalah daftar rasio kompresi sepeda motor terbaru yang mayoritas sudah lolos standarisasi Euro 3 dan telah menggunakan injeksi bahan bakar:

Kawasaki Ninja 250 : 11,3:1
Kawasaki Z250 : 11,3:1
Kawasaki Ninja RR Mono : 11,3:1
Kawasaki Z250SL : 11,3:1
Kawasaki Ninja 150 (2-tak) : 6,8:1
Kawasaki Estrella : 9.0:1
Kawasaki ER-6n : 10,8:1
Kawasaki Ninja 650 : 10,8:1
Kawasaki Vulcan S : 10,8:1
Kawasaki Versys 650 : 10,8:1
Kawasaki Ninja 1000 : 11,8:1
Kawasaki Ninja ZX-10R : 13,0:1
Kawasaki D-Tracker 250 : 11:1
Kawasaki KLX 250L : 11:1
Kawasaki KLX 150 : 9,5:1
Kawasaki Dtracker 150 : 9,5:1
Kawasaki KSR : 9,5:1
Kawasaki Athlete : 9.8:1
Kawasaki Pulsar 200NS : 11:1

Honda Supra X125 FI : 9,3:1
Honda Supra X125 Helm In : 9,3:1
Honda Revo FI : 9,3:1
Honda Blade 125 FI : 9,3:1
Honda Verza : 9,5:1
Honda New MegaPro FI : 9,5:1
Honda CB150R : 11.0 : 1
Honda CBR150R : 11.0 : 1
Honda CBR250R : 10.7 : 1
Honda BeAT FI eSP : 9,5:1
Honda Scoopy FI eSP : 9,2 : 1
Honda Vario 110 eSP : 9,2 : 1
Honda Vario 125 eSP : 11,0 : 1
Honda Vario 150 eSP : 10,6 : 1
Honda PCX 150 : 10,6 : 1

TVS Apache 180 : 9,5:1
TVS Apache 160 : 9,5:1
TVS Neo : 9,35:1

Suzuki Satria F150 : 10,2:1
Suzuki Alexo 125 : 9,5:1
Suzuki Nex : 9,4:1
Suzuki Address : 9.4:1
Suzuki Hayate : 9,6:1
Suzuki Inazuma : 11,5:1
Suzuki Thunder 125 : 9,2:1

Yamaha Byson : 9,5:1
Yamaha New V-Ixion : 10,4:1
Yamaha MT-25 : 11,6:1
Yamaha YZF-R25 : 11,6:1
Yamaha YZF-R15 : 10,4:1
Yamaha Scorpio Z : 9,5:1
Yamaha Mio J : 9,3:1
Yamaha Mio GT : 9,3:1
Yamaha X-Ride : 9,3:1
Yamaha Mio M3 125 : 9,5:1
Yamaha soul GT125 : 9,5:1
Yamaha Fino FI : 9,3:1
Yamaha GT125 : 10,9:1
Yamaha Xeon RC : 10,9:1
Yamaha NMAX : 10,5:1

Untuk sepeda motor dengan kompresi tinggi diatas 10:1, disarankan untuk menggunakan bahan bakar beroktan lebih tinggi. Mari pastikan kendaraan kita mengkonsumsi bahan bakar yang cocok dengan karakter dan standar kompresi mesinnya. Pertalite dari Pertamina, Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan. Pertalite bisa menjaga keawetan mesin karena tingkat kandungan oktannya lebih tinggi.

Pertamina Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan

CONVERSATION

4 komentar:

  1. hargenye ndk bise kurang ke gan? kurang lah sikit..

    BalasHapus
  2. bermanfaat, sangat-sangat detail, terima kasih infonya bro,
    semoga membuahkah hasil

    BalasHapus

"Komentar yang baik akan menunjukkan pribadi yang baik pula."

Terima kasih telah berkunjung dan membaca tulisan ini. Bantu SHARE yaa jika berkenan. Silahkan centang beri tahu saya untuk berinteraksi lebih lanjut di kolom komentar.

Salam hangat,
Leemindo.com