Bukan Sekadar Ibu Rumah Tangga


Leemindo.com Ibu Rumah Tangga (IRT) adalah seorang wanita yang menjalankan atau mengelola rumah keluarganya, bertanggung jawab untuk mendidik anak-anaknya, memasak dan menghidangkan makanan, membeli kebutuhan sehari-hari, membersihkan dan memelihara rumah, menyiapkan dan menjahit pakaian untuk keluarga, dan lain sebagainya. Ibu rumah tangga umumnya tidak bekerja di luar rumah. Merriam Webster Dictionary mendefinisikan ibu rumah tangga sebagai seorang wanita menikah yang bertanggung jawab atas rumah tangganya. Istilah ibu rumah tangga berkebalikan dengan wanita karier. (Wikipedia)

Bagi sebagian orang, IRT bukanlah sesuatu yang “keren” seperti halnya menjadi wanita karier. Tapi, setujukah Anda jika menjadi ibu rumah tangga adalah suatu pekerjaan yang mulia? Hanya wanita hebat saja yang bisa melakukannya dengan sempurna!

Ini adalah kisah dimana seorang wanita hebat, dapat menguraikan betapa istimewanya seorang Ibu rumah tangga. Selamat menikmati.



Seorang wanita – sebut saja Jessica – pergi ke balai kota untuk mengurus sebuah dokumen. Di sana ia ditanya oleh pegawai bagian administrasi tentang pekerjaannya. Pegawai yang melayaninya berpenampilan wanita karier, bersikap efisien, dan memiliki jabatan yang kelihatannya berwibawa seperti pegawai bagian interogasi atau panitera kota.

Pegawai itu bertanya, ”Apakah Anda punya pekerjaan?”

Ia menjawab, ”Saya bekerja sebagai ibu rumah tangga, Bu.”

“Mohon maaf, kami tidak menggolongkan ibu rumah tangga sebagai pekerjaan. Itu termasuk dalam golongan Istri saja,” kata pegawai itu dengan tegas. Ia pun kembali bertanya, “Jadi, apa pekerjaan Anda?”

Tidak tahu apa yang membuat Jessica terlintas mengatakan sesuatu secara spontan untuk menyebutkan profesinya. Kalimat tersebut meluncur begitu saja dari mulutnya.

“Baiklah, Bu. Pekerjaan saya yang utama adalah sebagai Research Associate di bidang Pengembangan Anak dan Hubungan Masyarakat,” jawabnya spontan.

Pegawai itu bingung dan tertegun sejenak. Ia hanya memainkan pulpennya dan kurang memahami apa yang diucapkan Jessica.

“Bolehkah saya bertanya lagi, Apa yang Anda lakukan dalam pekerjaan itu?”

Dengan tenang Jessica menjelaskan.

“Saya terlibat dalam program penelitian yang berkesinambungan dalam laboratorium dan di lapangan (bahasa sederhananya di dalam dan di luar rumah). Saya bekerja untuk majikan (yaitu seluruh anggota keluarganya) dan telah mendapatkan 4 penghargaan dalam 13 tahun berkarier (ia memiliki 4 anak setelah 13 tahun menikah). Sudah barang tentu, berkarier 13 tahun dalam profesi ini sangatlah penting dan berat bagi kemanusiaan (ada yang meragukan kekuatan seorang ibu?) Saya kadang harus bekerja hingga 14 jam sehari (bahkan 24 jam). Pekerjaan ini penuh tantangan dibanding dengan profesi yang lainnya, karena penghasilannya lebih banyak dalam bentuk penghargaan dan kepuasan rohani ketimbang uang.”

Sampai disini, nuansa penghormatan dan decak kagum terpancar dari wajah si pegawai. Itu terlihat dari nada bicara ketika ia menyelesaikan isian dalam dokumen tersebut. Ia kemudian mengantarkan Jessica sampai ke pintu depan.

Dalam perjalanan pulang, Jessica merasa senang dan bangga dengan jabatan yang megah itu. Sesampainya di rumah, ia disambut oleh asisten laboratoriumnya yang berusia 12, 7 dan 3 tahun. Dari kamar pun terdengar suara tangisan hasil eksperimen terbaru bersama suaminya (berusia 4 bulan) yang masih dalam taraf program pengujian pengembangan anak dalam pola suara baru.

Ia merasa menang! Ia mencatatkan satu sejarah di birokrasi hari ini dengan membuat sebuah profesi baru yang sangat istimewa. Dalam catatan pegawai itu, ia menjadi seorang yang terhormat dan sangat dibutuhkan bagi umat manusia, bukan sekadar ibu rumah tangga. Research Associate!

***
 Ibu rumah tangga yang hebat hanya bisa dilakukan oleh wanita yang hebat pula. Bagaimana dengan ibu dan istri kita? Semoga semua menjadi wanita yang luar biasa untuk kita dan keluarga. Aamiin.

Inspired by: Not Just Another Mother (Author Unknown)
Hikmah dari Seberang (Penulis: Drs. Abu Abdillah Al-Husainy)

CONVERSATION

2 komentar:

  1. Setuju! Profesi sebagai ibu rumah tangga itu pekerjaan hebat. Nggak semua perempuan bisa melakukannya dgn sempurna.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hanya perempuan2 pilihan yang mampu menjadi IRT dengan baik. Mereka adalah pilihan, yg saat ini sudah langka. Hehe

      Hapus

"Komentar yang baik akan menunjukkan pribadi yang baik pula."

Terima kasih telah berkunjung dan membaca tulisan ini. Bantu SHARE yaa jika berkenan. Silahkan centang beri tahu saya untuk berinteraksi lebih lanjut di kolom komentar.

Salam hangat,
Leemindo.com