Ada Hikmah di Balik Sebuah Masalah


Leemindo.com Ini adalah kisah yang menjelaskan bahwa Tuhan itu bekerja dengan berbagai rahasia di dalamnya. Kita kadang tidak pernah menduga apa yang Ia berikan kepada umat-Nya. Ketika kita meminta dan tidak “dituruti”, kadang kita sedih bahkan mempertanyakan keberadaan-Nya. Tapi percayalah, Tuhan selalu memberikan kasih dan sayang-Nya setiap hari, setiap detik bahkan setiap saat. Namun kita yang tidak sadar dengan kebesaran dan rahasia yang Ia berikan kepada kita semua.

Cerita ini saya persembahkan untuk sahabat saya, sesama blogger, Bahrul Ilmi. Semoga bisa memotivasinya dan mengambil intisari yang baik dari kisah berikut ini.



Sebuah kapal yang berlayar ke negeri seberang mengalami kecelakaan. Kapal tersebut karam dan menenggelamkan seluruh isinya. Ternyata ada 1 pemuda yang selamat dalam peristiwa itu. Ia pun sempat membawa sebagian barang bawaannya dan akhirnya terdampar pada sebuah pulau tak berpenghuni.

Beberapa hari disana, ia melakukan berbagai cara untuk bertahan hidup. Ia membangun pondok kecil dari kayu-kayu di sekitar tepian pantai sebagai tempat berteduh dan menyimpan harta bendanya. Setiap hari ia keluar masuk hutan untuk mencari makanan dan ranting sebagai bahan membuat api unggun pada malam hari. Pemuda ini hidup survive sebatang kara dalam beberapa hari disana.

Suatu hari setelah pulang dari mencari makan, ia mendapati pondok kecilnya hangus terbakar beserta harta bendanya akibat api yang lupa ia matikan tertiup angin hingga menyambar pondok itu. Ia berdiri terpaku melihat bekas pondok kecilnya yang hangus terbakar beserta harta bendanya. Hanya tersisa asap hitam yang mengepul bergulung-gulung ke arah langit.

Ia marah. Ia kesal. Ia kecewa! “Yaa Tuhan, teganya Engkau memberikan cobaan seperti ini padaku!??” teriaknya.

Malam itu, ia tidur diatas hamparan pasir, diselimuti dinginnya angin laut dan beratapkan langit. Ia masih tak habis pikir atas peristiwa di siang hari tadi. Keesokan harinya, ia terkejut dan terbangun akibat suara kapal yang begitu nyaring. Kapal itu semakin mendekat dan ternyata datang untuk menolongnya.

“Terima kasih Pak! Terima kasih! Aku sudah berputus asa dan pasrah akan mati disini. Aku bersyukur sekali kalian datang untuk menolongku. Oh ya, bagaimana kalian tahu aku ada disini, Pak?" Tanyanya kepada rombongan di kapal itu.

“Kami melihat asap yang kau kirimkan. Karena asap yang mengepul itulah membuat kami segera menuju ke pulau ini,” jawabnya.
***
Kita mudah sekali menjadi kecil hati jika urusan yang dikerjakan, hasilnya tidak sesuai dengan kemauan. Kita mudah untuk berputus asa ketika mendapat suatu masalah. Nah, kisah ini menjelaskan bahwa Tuhan menciptakan masalah untuk memberikan pertolongan kepada kita. Kita hanya melihat dari sisi penderitaan yang dirasakan, namun tidak sadar dengan pertolongan di balik itu semua. Dari sinilah muncul istilah, “ada hikmah di balik sebuah masalah.”
Ingatlah kawan, jika suatu saat nanti menemukan pondok kecil kita hangus terbakar, bisa jadi itu adalah cara membuat asap untuk menerima Rahasia Tuhan yang lebih besar.

CONVERSATION

2 komentar:

  1. pendek yak cerita nye tu. tapi ngenak banget. mantap bg. panjangkan sikit. jadilah die cerpen. trus terbitkan. trus kasik sy. trus sy review di book blog www.katamahdi.com.
    ckckckck

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, dah tue dil. Ndak mampu nules panjang2. Hahaha.

      Hapus

"Komentar yang baik akan menunjukkan pribadi yang baik pula."

Terima kasih telah berkunjung dan membaca tulisan ini. Bantu SHARE yaa jika berkenan. Silahkan centang beri tahu saya untuk berinteraksi lebih lanjut di kolom komentar.

Salam hangat,
Leemindo.com